
Inter Milan merupakan salah satu klub sepakbola paling sukses di Italia.
Pada pergantian abad, di bawah Roberto Mancini dan Jose Mourinho, Nerazzurri menggenggam lima gelar Serie A.
Pada tahun 2010, Inter Milan bahkan memegang treble dengan sekaligus memenangi Serie A, Piala Champions, dan Coppa Italia.
Tidak bisa dipungkiri bahwa skandal Calciopoli (pengaturan pertandingan) yang mengguncang sepak bola Italia pada tahun 2006, turut menguntungkan Inter Milan.
Degradasi, pengurangan poin, dan penjualan pemain sangat melemahkan beberapa rival terbesar Inter termasuk Juventus.
Keberhasilan Inter sejak tahun 2005 dibangun oleh bantuan sederet bintang dunia seperti Zlatan Ibrahimovic, Maicon, Wesley Sneijder, dan Javier Zanetti.
Rafael Benitez mengambil alih kepelatihan klub dari Mourinho pada tahun 2010 tetapi hanya bertahan singkat meskipun Inter memenangkan Piala Dunia antar Klub FIFA pada bulan Desember 2010.
Fakta tentang Inter Milan
- Tahun berdiri: 1908
- Stadion markas: Stadio Giuseppe Meazza (kapasitas 80.065 orang)
- Nama julukan: Nerazzurri, La Beneamata (The Cherished One), Il Biscione (The Big Grass Snake), Il Serpente (Ular)
- Warna kostum: biru dan hitam
- Pencetak gol terbanyak sepanjang masa: Guiseppe Meazza
- Juara Divisi Pertama/Serie A: 18 kali pada tahun 1909-1910, 1919-20, 1929-30, 1937-38, 1939-40, 1952-53, 1953-54, 1962-63, 1964-65, 1965-66 , 1970-1971, 1979-1980, 1988-1989, 2005-06, 2006-07, 2007-08, 2008-09, 2009-10
- Juara Piala Italia/Coppa Italia: 7 kali pada tahun 1938-1939, 1977-1978, 1981-1982, 2004-05, 2005-06, 2009-10, 2010-11
- Juara Piala Eropa/Liga Champions: 3 kali pada tahun 1963-1964, 1964-1965, 2009-10
- Juara Piala UEFA/Liga Europa: 3 kali pada tahun 1990-91, 1993-94, 1997-98
- Juara Piala Interkontinental: 3 kali pada tahun 1964, 1965, 2010
- Juara Piala Super Eropa: belum pernah
Sejarah Inter Milan
Inter Milan dibentuk pada tahun 1908 oleh sebuah kelompok yang berseberangan dengan “Milan Cricket and Football Club” (sekarang AC Milan).
Tidak butuh waktu lama bagi klub untuk memenangkan gelar liga pertamanya pada tahun 1910.
Sejak awal, para pendiri Internazionale tidak segan merekrut pemain asing untuk memperkuat klub seperti pemain Swiss, Hernst Manktl.
Giuseppe Meazza menikmati sukses besar bersama Inter setelah ditolak oleh rival sekotanya AC Milan saat masih berusia remaja.
Dia langsung memegang rekor gol terbanyak pada musim debut pertamanya dengan menyarangkan bola sebanyak 31 kali pada musim 1929-1930.
Selanjutnya, Meazza berperan penting dalam keberhasilan Inter Milan memengkan gelar liga musim itu serta pada tahun 1938 dan 1940, sekaligus sebuah Coppa Italia.
Meazza bermain 408 kali untuk Inter dan mencetak rekor 287 gol. Pada tahun 1980, stadion klub dinamakan sesuai dengan namanya.
Inter memenangkan scudetto berturut-turut pada tahun 1953 dan 1954, dengan Benito Lorenzi, Lennart Skoglund, dan István Nyers sebagai pemain pilar.
Era kesuksesan Inter juga terjadi mulai tahun 1963 saat pelatih asal Argentina, Helenio Herrera, mulai menangani klub.
Di bawah Herrera, Inter memenangkan dua Piala Eropa dan tiga gelar Serie A pada tahun 1960an.
Pada saat itu, beberapa pemain dianggap berperan besar seperti Giacinto Facchetti, Sandro Mazzola, dan Luis Suarez.
Antara periode 60an hingga milenium baru, Inter hanya memenangkan tiga gelar liga.
Meskipun demikian, klub tetap memperoleh beberapa piala seperti tiga Piala UEFA pada tahun 1991, 94 dan 98.
Striker Brazil, Ronaldo, adalah salah satu pencetak gol dalam laga final Piala UEFA 98 saat menundukkan Lazio.[]
No comments:
Post a Comment